Home SAIMS NEWS Memilih Sekolah

Login Form



YM

humas_saims

Administrator

IKLAN ANDA

Anda adalah Pengunjung ke

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1008
mod_vvisit_counterYesterday539
mod_vvisit_counterThis week3474
mod_vvisit_counterLast week639
mod_vvisit_counterThis month9897
mod_vvisit_counterLast month16730
mod_vvisit_counterAll144632

We have: 1 guests, 6 bots online
Your IP: 38.107.179.229
 , 
Today: Feb 22, 2012

Who's Online

We have 7 guests online

Link Eksternal blog



Memilih Sekolah
Written by Administrator   
Tuesday, 19 April 2011 18:50

Mengapa harus memilih Sekolah Alam Insan Mulia Surabaya (SAIMS)?

Menentukan pilihan sekolah bagi anak sekarang ini bukanlah hal yang mudah. Bukan hanya karena faktor murah atau mahalnya biaya pendidikan yang menjadi pertimbangan, namun memilih dengan tepat sekolah yang sesuai dengan karakter anak mereka, lingkungan sekolah yang kondusif bagi sang putra,  profil pengelola (yayasan dan para guru) yang mewadai, prestasi sekolah, model pendidikan yang ditawarkan, sampai pada komitmen sekolah terhadap proses pendidikan pada siswa merupakan sarat mutlak bagi orang tua untuk mengambil sikap menentukan dengan bijak sekolah mana yang akan diamanahi untuk membina putra-putri mereka.

Lantas, apa yang akan menjadi pilihan anak-anak dalam memilih sekolah mereka?

Tempat bermainnya banyak, suasananya tidak menakutkan, temannya banyak, mereka bisa mengendalikan keinginanannya, tidak banyak aturan, bila ada “yang tidak perlu belajar”, gurunya tidak galak, sekolahnya gaul (tidak ketinggalan jaman), dan semua yang menguntungkan baginya.....

 

SAIMS berbuat!

Saat anak diturunkan dari mobil/motor, mereka berlari bergegas menyalami ustadz-ustadzah di pintu sekolah. Dengan ceria mereka menyambut salam dari ustadz/ustadzah, usapan lembut dipundak atau kepala anak-anak bak menyatakan selamat datang, ayo kita belajar bersama dan semoga kita semua diberkati oleh Allah SWT dalam menuntut ilmu.

Sebagian anak akan langsung bermain, sebagian lainnya menuju kelas menengok kejutan apa yang dipersiapkan ustadz/ustadzahnya hari ini, atau mereka akan langsung bergunjing tentang tugas mereka, mainan mereka atau pengalaman baru mereka saat berkumpul dengan keluarga mereka di rumah.

Saat bel dibunyikan, serentak mereka berteriak.... masuk!!! Ust... kita berbaris di lapangan saja, tidak ust di depan kelas saja... tidak usah berbaris ust... kita duduk berdo’a aja dulu, lalu jalan mengelilingi sekolah.... iya ust, mungkin kita temukan harta karun.... iya ust...... atau apa yang mungkin mereka katakan pada ustadz/ustadzahnya saat mereka berkumpul di pagi hari.... akankah sama pembicaraan mereka setiap pagi? JELAS TIDAK.... dan apa yang dilakukan oleh ustadz/ustadzahnya di tiap paginya? Mungkinkah anak-anak diajak melakukan kegiatan yang selalu sama di tiap paginya? TENTU TIDAK

Setiap harinya dengan kegiatan yang berbeda seperti imaginasi anak yang setiap saat berkembang sesuai dengan perkembangan pribadi mereka.... kreatifitas itulah yang ditanamkan di SAIMS. Pemberian kesempatan pada anak untuk mengembangkan ide-ide mereka. Mengkoordinasikan dengan ide teman-temannya yang nantinya akan mengembangkan sikap toleransi yang tidak hanya dalam tataran pengetahuan saja, tetapi merupakan suatu pengalaman dalam menjalani prosesnya. Itulah salah satu tawaran SAIMS.

Dengan mengedapankan proses dalam belajar, dan bukan hanya menilai dari hasil akhir mereka, merupakan budaya SAIMS dalam menghargai apa yang anak-anak lakukan. Menghargai kreatifitas mereka, menghargai usaha mereka dan memberikan kepercayaan pada mereka, bahwa mereka mampu melakukannya sendiri. Tidak perlu menyontek untuk mendapatkan hasil yang bagus. Dan bukan dengan jalan pintas sebuah keberhasilan dapat diraih, bahwa ada usaha untuk itu. Jaminan untuk bisa berdiri di atas kemampuannya adalah tawaran kesekian SAIMS.

Belajar tidak harus dilakukan di dalam kelas, tidak harus duduk manis di belakang meja. Pada saat tertentu anak perlu melihat, meraba, merasa, dan mendengar secara langsung obyek yang tengah dibicarakan. Seluruh panca indra mereka dirangsang agar mereka bisa mendapatkan informasi dari dan dengan proses yang berbeda-beda pula, karena sesungguhnya anak-anak mempunyai cara yang berbeda-beda dalam menangkap informasi/pengetahuan yang dipelajarinya.

Memberikan nuansa ruang belajar yang menyenangkan dengan balutan warna-warni di dinding kelas, memberikan kesempatan pada siswa untuk mengatur posisi duduknya, memberikan sentuhan kecerian dalam setiap proses pembelajaran, itu semua untuk memancing rasa keingintahuan  mereka, memancing rasa  haus mereka akan pentingnya belajar. Ini merupakan salah satu upaya dari SAIMS upaya menumbuhkan kecintaan anak pada sekolah dan bukan membuat anak benci terhadap sekolah.

Seorang anak dapat merasakan kenyamanan orangtua pada beberapa hal ataupun terhadap perasaan sebaliknya, termasuk rasa nyaman yang didapat orang tua dari sekolah anaknya. Bagaimana orangtua akan merasa tentram saat bekerja, apabila konsentrasi pekerjaannya terganggu dengan memikirkan kondisi anaknya di sekolah. Belajar dengan baikkah anaknya di sekolah, berteman dengan siapakah mereka? Apa yang diajarkan gurunya? Sanggupkah anaknya nanti menjalani kehidupannya kelak dengan pengetahuan yang ia dapat di sekolahnya?

Dengan mengajak orang tua terlibat aktif dalam pendampingan terhadap anak dan bahkan aktif dalam proses pembelajaran anak, diharapkan memberikan kesempatan kepada orangtua untuk mengetahui perkembangan anaknya baik secara akademis maupun secara psikologisnya.

Orangtua dapat mengetahui, model pembelajaran apa yang akan diberikan guru pada putra-putri.  Bahkan orangtua dapat meberikan usul pada guru model apa yang terbaik untuk menyampaikan sebuah materi pembelajaran. Komunikasi yang dibuka lebar antara orang tua dan guru/sekolah diharapkan mampu menjembatani dalam proses pendidikan yang tebaik baik putra-putri mereka. Tidak semua sekolah berani atau mau menjalani proses pembimbingan ini secara terbuka. Di SAIMS kami sangat terbuka untuk itu. Evaluasi terhadap pembelajaran, bukan hanya diperuntukkan untuk melihat potensi anak. Namun evaluasi juga dilakukan bersama-sama antara orangtua dan guru untuk memperbaiki, meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah. SAIMS MELAKUKAN ITU.

Orang tua punya “hak dan kewajiban” untuk mendapatkan informasi perkembangan putra-putri mereka. Sebaliknya sekolah juga punya hak dan kewajiban melaporkan setiap perkembangan yang dialami siswanya. Hal ini merupakan prosedur dan kebiasaan yang dilakukan di SAIMS. Sebuah jaminan kepada orangtua untuk mengetahui proses dan perkembangan anak.

Pada awal berdirinya bahkan mungkin sampai sekarang, masih banyak yang ragu dengan konsep pembelajaran yang ditawarkan SAIMS. Namun itu tidak menyurutkan SAIMS dalam pengembangan proses tersebut. Pada hasilnya, sebagian dari siswa SAIMS dapat melanjutkan pada jenjang berikutnya dengan bergabung pada sekolah-sekolah favorit yang menjadi incaran banyak siswa dari sekolah lain. Beberapa diantaranya juga dapat melanjutkan dijenjang berikutnya di negara malaysia dan singapore. Hal tersebut menunjukkan, bahwa apa yang dilakukan SAIMS bisa membawa anak-anak pada prestasi akedemik dengan hasil yang TIDAK MENGECEWAKAN.

 

Dan masih banyak lagi hal yang bisa menjadi pertimbangan, mengapa harus memilih Sekolah Alam Insan Mulia Surabaya.

Kami mengundang semua pihak untuk datang ke Sekolah kami, melihat dari dekat aktifitas kami, dan yang lebih penting lagi bisa berdiskusi dengan kami guna peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

 

Terima Kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Sekolah Alam Insan Mulia Surabaya

 

SELAMAT BERGABUNG

DENGAN

SEKOLAH ALAM INSAN MULIA SURABAYA



Add comment


Security code
Refresh

Last Updated on Wednesday, 22 June 2011 16:10