Login Form



YM

humas_saims

Administrator

Anda adalah Pengunjung ke

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday265
mod_vvisit_counterYesterday255
mod_vvisit_counterThis week1398
mod_vvisit_counterLast week3044
mod_vvisit_counterThis month6798
mod_vvisit_counterLast month14162
mod_vvisit_counterAll169445

We have: 2 guests, 2 bots online
Your IP: 174.129.237.157
 , 
Today: Apr 19, 2012

Who's Online

We have 4 guests online


forsaimsnews
Amazing Day PDF Print E-mail
Written by kelas4   
Friday, 24 February 2012 15:12

http://hamdiyasmart-experiences.blogspot.com/2012/02/aku-mewakili-teman-minta-maaf-ust.html

Last Updated on Monday, 27 February 2012 06:26
 
Testimoni Orang Tua Walimurid PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 19 October 2011 04:47

Bagaimana menurut orang tua tentang pendidikan karakter yang dilaksanakan di Sekolah Alam Insan Mulia Surabaya. Berikut yang disampaikan oleh para orang tua walimurid SAIMS:

 

JavaScript is disabled!
To display this content, you need a JavaScript capable browser.

 

Untuk Melengkapi testimoni yang ada. Kami sangat senang sekali bila Bapak/Ibu wali murid bisa membuat rekaman testimoni tentang SAIMS dan dikirimkan via email: [email protected]

Last Updated on Wednesday, 19 October 2011 05:21
 
SINKRONISASI PEMBIMBINGAN ANAK ANTARA DI SEKOLAH DAN DI RUMAH PDF Print E-mail
Written by samsul   
Tuesday, 26 October 2010 00:47

Ruang Kelas ILALANG SD SAIMS, sabtu 23 Oktober 2010, 09.00 – 11.30.

Alhamdulillahirabbil Alamin, hari Sabtu 23 Oktober 2010 telah dilaksanakan diskusi bersama Prof. Asip Hadipranata dengan sukses. Alhamdulillah juga, wali murid / orangtua Kelas V SD SAIMS yang datang hampir lengkap. Sebagian orangtua telah memberi konfirmasi untuk tidak hadir, karena ada urusan lain yang tidak bisa ditinggalkan. Dan sebagian orang tua tidak hadir tanpa memberi konfirmasi apapun. Mengingat bahwa model pembelajaran anak di SAIMS sangat membutuhkan peran aktif orang tua, semoga pada silaturahmi berikutnya akan bisa bergabung dan saling memberi makna.

Diskusi ini bertujuan untuk sinkronisasi pembimbingan ananda antara orang tua di rumah dan Ustadz/ah di sekolah sebagai “sosok” orang tua di sekolah. Dengan demikian diharapkan pengalaman yang dibagi Prof. Asip hari ini akan memberikan wawasan cara membimbing ananda dalam menuju pribadi yang mengerti dirinya dan mengenal Tuhannya. Terutama untuk menyiapkan mental ananda dalam menghadapi tantangan dalam kehidupannya. Amin …

Adapun hasil diskusi hari ini mengerucut dengan tema “RUMAHKU SURGAKU”. Hasil diskusi adalah sebagai berikut:

Sebagian besar ananda kelas V mengalami problem ketidak sinkronan antara USIA KALENDER dengan USIA MENTAL. Analisa yang dilakukan terhadap hasil “gambar” ananda dan orangtua didapati bahwa cukup banyak orangtua yang alami “STRESS”, yang berimbas kepada anaknya, baik secara langsung maupun tidak langsung. Tiga hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi tekanan stress pada orangtua adalah: 1) Tawakkal, berserah diri, pasrah ngalah; 2) Istiqomah, madep mantep; 3) Bersyukur.

Sebagian besar anak-anak di kelas V menjadikan Ibunda sebagai figur utama. Jadi diharapkan Ibunda yang bisa membimbing dengan keluasan kasih-sayangnya. Peran ayahpun harus mampu menciptakan keseimbangan dalam membangun karakter anak. Sosok ayah yang lebih sering “ditakuti” akan lebih baik jika berubah menjadi “dihormati”.

Pola asuh yang diterapkan sebaiknya mampu memberi umpan (dorongan bathin) bagi ananda. Akhirnya anak akan menemukan hikmah dibalik peristiwa yang dialami. Peran orang tua sebagai pengingat ibadah, terutama sholat lima waktu juga sangat penting. Terpenuhinya kebutuhan dunia harus disempurnakan dengan ketaatan kepada Allah SWT. Dengan demikian, orang tua juga telah saling bekerjasama untuk MENUMBUHKAN INTUISI (indera ke-6). Intuisi tersebut bisa ditumbuhkan dengan selalu berpikir positif.

Membisikkan SUWUK (Sembahyang Untuk menciptakan Watak yang Unggul dan memiliki Kepribadian) ketika ananda tidur dengan keinginan dan permintaan maaf. Hal ini dilakukan karena dalam alam bawah sadar manusia lebih bisa menerima masukan dari orang lain.

Rajin pangkal pandai, bukan Cerdas pangkal pandai. Jadi yang dibutuhkan adalah bimbingan agar anak menjadi rajin, dalam segala hal. Ke-rajin-an ananda itulah yang akan membantunya untuk menjadi pandai, sehingga bisa mengatasi semua hambatan yang dihadapinya. Kerajinan juga akan membantu anak secara sistematis untuk mencapai kemampuan yang lebih baik daripada sebelumnya. Anak yang rajin, akan lebih banyak memiliki kesempatan terbuka cakrawalanya, sehingga mampu menyerap informasi yang lebih banyak dari yang lain.

Yang paling utama adalah menciptakan rumah sebagai surga dan rumah untuk berdzikir. Segala kegiatan dalam rumah maupun aktivitas orang tua dibicarakan dengan anggota keluarga lain (anak). Setiap orang berhak mengungkapkan persoalan dan keinginan masing-masing. Sikap tegas diwujudkan dengan perkataan tegas, tetapi dengan redaksi yang lembut. Di samping itu, pelajaran memberi arti perjuangan untuk mendapatkan apa yang diinginkan juga harus diberikan. Perjuangan untuk mendapatkan uang sangat penting untuk melahirkan sikap jujur ketika anak diijinkan untuk mengambil uang di dompet sang ayah. Dengan konsekuensi, anak harus melaporkan berapa jumlah dan untuk apa uang tersebut.

Siklus keberhasilan yang sebaiknya diterapkan dalam rumah tangga adalah; Keberhasilan bapak untuk anak, keberhasilan anak untuk ibu, dan keberhasilan ibu untuk bapak. Karena sang Ibu lebih perasa dan nyambung kepada anaknya. Ketika anak bermasalah, orang tua yang memiliki peran penting untuk menjadi tempat curhat. Ada banyak kesempatan orang tua untuk memberi bimbingan dan membuat anak mengakui dirinya. Sehingga pengakuan itu akan menumbuhkan rasa butuh untuk berusaha

Penghapusan file yang kurang menyenangkan di memori otak ananda dilakukan dengan tidak melakukan pengulangan peristiwa yang pernah menjadi “trauma” baik yang pernah terjadi pada orangtua maupun yang pernah terjadi pada anak. Salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu; menggali kesenangan anak dengan pengarahan yang benar, agar bisa menjadi hiburan yang menyenangkan. Semisal dengan mengetahui terlebih dahulu rangsangan indera yang mengalami masalah dalam diri anak tersebut. Jika indera pendengaran yang lebih membutuhkan, maka fasilitasilah dengan kegiatan mendengarkan musik, terlebih lagi dengan musik instrumentalia

Pribadi yang dikembangkan pada anak adalah sebagai berikut:

a. Keseimbangan rasio dan emosi. Alangkah baiknya jika kecerdasan emosi memiliki ruang yang lebih luas.

b. Keserasian ego baik dengan diri maupun dengan lingkungan

c. Belajar hidup tanpa keluhan

d. Menejemen diri dalam lingkungan yang menjadi tempat sosialisasi

e. Membiasakan diri bersyukur untuk mengingat rasa salah dan menumbuhkan sikap lapang dada

f. Keterbukaan ayah kepada ibu dan sebaliknya, diharapkan akan mampu memberi teladan keharmonisan bagi si anak

Salahsatu indikasi bahwa anak “memperhatikan suatu hal dengan baik” adalah saat pengalaman secara fisik yang dilihatnya mampu digambarkan dengan detail. Seperti kegiatan pengamatan benda dan ia mampu menggambar/melukis benda dengan detail.

Kekhawatiran yang berlebihan akan segala sesuatu dapat mengakibatkan kekufuran. Karena ada Sang Maha Pengatur yang pasti akan memberi jalan untuk kebaikan hambanya. Amin .. . Karena itu, selalu menciptakan rasa kasih sayang dengan kerukunan dalam persaudaraan adik-kakak. Dengan mengungkapkan kasih sayang yang pernah dilakukan kakak kepada adik dan sebaliknya akan memberi pengertian kepada keduanya.

Pembimbingan di sekolah dan di rumah harus sinkron dengan saling menjadi solusi. Jika di rumah memiliki “keluhan” sekolah harus siap menerima, sebaliknya juga demikian. Hal tersebut akan melahirkan keterbukaan menuju kebaikan semua.

Sebaiknya “POTRET DIRI” ananda dilakukan setiap tiga bulan. Dengan demikian perubahan kepribadian bisa dipantau dan diharapkan selalu menuju yang lebih baik. Amin.

Anak bisa jadi perhiasan.

Namun, bila kita salah membimbingnya, maka anak akan jadi fitnah.

 

Terimakasih.

Last Updated on Thursday, 12 January 2012 08:31
 
Pertemuan Pengurus ForSAIMS bahas Persiapan Pondok Romadhon PDF Print E-mail
Written by samsul   
Friday, 27 August 2010 04:24

Yth Bapak / Ibu Pengurus ForSAIMS.

Dimohon kehadirannya pada hari sabtu, tanggal 28 agustus 2010 jam 10.00 TEPAT di Saims, untuk ikuti rapat pengurus ForSAIMS.

Agenda pertemuan tersebut adalah membahas rencana pelaksanaan pondok romadhon ananda di sekolah, yang Insya Allah akan dilaksanakan pada tanggal 2-3 September 2010.

Terimakasih atas perhatiannya.

Last Updated on Friday, 27 August 2010 04:36
 
Form Isian/lembar saran ForSAIMS PDF Print E-mail
Written by samsul   
Wednesday, 25 August 2010 12:59

bapak ibu orangtua siswa TK-SD-SMP-SMA Saims,

Pengurus Forsaims beberapa waktu lalu telah edarkan form isian, yang dimaksudkan untuk menjaring masukan dan saran dari wali murid. masukan dan saran tersebut diharapkan akan menjadi dasar pertimbangan bagi Forsaims untuk menyusun program kerja tahun 2010-2011.

Saat ini sebagian orangtua sudah mengisi dan mengirim balik form tersebut. namun, sebagian orantua belum mengembalikannya. untuk itu kami menghimbau agar kiranya segera luangkan waktu isi form tersebut, dan titipkan ke ananda untuk diserahkan ke pengurus Forsaims melalui guru kelas masing2.

Semoga kontribusi bapak ibu para orangtua akan memberi manfaat yang signifikan bagi kemajuan pembelajaran anak2 kita semua.

 

salam,

 
More Articles...
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>

Page 1 of 2