|
SEBUAH DONGENG NEGERIKU
Karya: Miss Hem
Aku pernah mendengar sebuah kisah
Dari ayah dan bundaku tentang sebuah negeri
Damai, hijau, dan bersinar bagai permata
Nyiur melambai, dan burung-burung bernyanyi ceria
Hai kawan …
Apa saat ini, kau masih melihat pelangi rajin menghiasi langit?
Apa saat ini, kau masih mendengar kicau burung di dahan depan rumahmu?
Atau, kau masih merasakan semilir angin pembawa oksigen pukul lima pagi?
Aku menengok langit, dan kulihat ia kosong
Aku menunggu nyanyian kutilang, tapi yang ada hanya bising kendaraan
Aku telah menghirup udara, tapi yang kudapati bau sampah
Sepertinya di negeri ini …
Hujan tak lagi mampu melukis pelangi
Pepohonan tak lagi mampu melindungi
Angin tak lagi mampu memberi udara bersih
Harus ada kisah baru yang tak hanya bisa ditulis di atas kertas
Kisah yang mampu membawa pelangi, burung, dan udara bersih
Kisah yang mampu melawan angkara murka
Dan menjadikan negeri ini disantuni
Wahai kawan, sebangsa dan setanah air
Tanah ini yang memberi kehidupan
Negeri ini sedang membutuhan kasih sayang
Jiwa ini menantikan para pejuang
Berjuang melawan penyebar polutan
Berjuang melawan kemalasan
Dan berjuang melawan kemiskinan
Siapa dia, yang bangga dengan kebersihan
Siapa dia, yang mampu menciptakan peluang
Siapa dia, yang ikhlas memberi dan peduli
Ya, aku bisa menjawab dengan lantang
Para pejuang itu KITA KITA dan KITA
Karena …
Aku rindu suasana negeriku yang dahulu
Agar aku mampu mempercayai cerita ayah-bundaku
SAIMS, 25 December 2008
Pukul 22.30 WIB
|